Berita  

Golkar Pilih Ketua DPRD Tangerang Enam Kader Diusulkan ke DPP

Golkar Pilih Ketua DPRD Tangerang

Proses Golkar Pilih Ketua DPRD Tangerang memasuki tahap penting setelah DPD Partai Golkar Kota Tangerang menggelar rapat pleno pada Minggu, 23 Agustus 2026. Enam anggota Fraksi Golkar yang mengikuti penjaringan resmi disepakati untuk diajukan sebagai calon pengganti Ketua DPRD Kota Tangerang. Kursi tersebut kosong setelah Ketua DPRD sebelumnya, Rusdi Alam, meninggal dunia pada 19 Juli 2026.

Keenam kandidat tersebut adalah Samsuni, Saiful Milah, Kosasih, Zamaludin, Mustofa Kamaludin, dan Supiani. enam calon Ketua DPRD Kota Tangerang tidak lagi disaring menjadi dua atau tiga nama pada tingkat DPD Kota. Seluruhnya diteruskan melalui DPD Partai Golkar Provinsi Banten menuju DPP Golkar, yang nantinya mempunyai kewenangan menentukan satu nama sebagai Ketua DPRD definitif.

Golkar Pilih Ketua DPRD Tangerang Setelah Rusdi Alam Wafat

Pergantian pimpinan DPRD diperlukan setelah Rusdi Alam meninggal dunia pada 19 Juli 2026 di Rumah Sakit EMC Kota Tangerang. Rusdi merupakan politisi Golkar yang menjabat Ketua DPRD Kota Tangerang periode 2024–2029 sejak dilantik pada September 2024.

Kekosongan tersebut kemudian membuat Golkar menjalankan mekanisme internal untuk mencari penggantinya. Proses pendaftaran kandidat dibuka pada 11–13 Agustus 2026 dan diikuti anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang.

Enam Kader Golkar Masuk Bursa

Fraksi Golkar mempunyai delapan anggota di DPRD Kota Tangerang. Dari jumlah tersebut, enam orang mendaftar dan mengembalikan formulir kesediaan menjadi calon ketua.

Enam kandidat yang kini masuk proses penentuan adalah:

  • Samsuni
  • Saiful Milah
  • Kosasih
  • Zamaludin
  • Mustofa Kamaludin
  • Supiani

Ketua DPD Golkar Kota Tangerang Sachrudin mengatakan keenam nama tersebut merupakan kader terbaik partai. Karena itu, rapat pleno memilih mengusulkan seluruh kandidat tanpa mengurangi jumlah nama pada tingkat daerah.

Sachrudin Serahkan Keputusan kepada DPP Golkar

proses pemilihan Ketua DPRD Kota Tangerang terbaru belum berarti salah satu dari enam kandidat sudah terpilih. Rapat pleno DPD Kota baru menetapkan nama yang akan diusulkan.

Berkas enam calon terlebih dahulu diteruskan kepada DPD Golkar Provinsi Banten. Setelah itu, seluruh usulan akan disampaikan kepada DPP Partai Golkar untuk menentukan satu nama.

Sachrudin menegaskan seluruh kandidat mempunyai rekam jejak, kapasitas, serta kontribusi terhadap partai. Mengenai berapa lama proses penentuan berlangsung, DPD Kota menyerahkan sepenuhnya kepada DPP.

Golkar Banten Tidak Akan Mengurangi Enam Nama

Golkar Pilih Ketua DPRD Tangerang

Ketua DPD Golkar Provinsi Banten Andika Hazrumy juga memberikan penjelasan mengenai mekanisme tersebut. Menurutnya, DPD tingkat provinsi tidak berencana mengurangi enam kandidat yang sudah ditetapkan Golkar Kota Tangerang.

Seluruh berkas dan hasil analisis tim seleksi akan dibawa ke tingkat pusat. Andika menilai mekanisme tersebut memberikan kesempatan kepada kader-kader Golkar yang mempunyai potensi memimpin DPRD.

Dengan demikian, persaingan enam kandidat masih terbuka sampai DPP menerbitkan keputusan resmi.

Ada Tujuh Kriteria Penilaian Kandidat

Proses seleksi tidak hanya didasarkan pada keinginan masing-masing kandidat. Sekretaris DPD Golkar Kota Tangerang sekaligus Ketua Tim Seleksi Internal, Hosbeni Gonzala, mengatakan seleksi mengacu pada regulasi resmi Partai Golkar mengenai penentuan pimpinan DPRD.

Terdapat tujuh kriteria yang digunakan dalam proses tersebut. Penilaian dilakukan terhadap kualifikasi para calon sesuai aturan internal partai. Tim seleksi menegaskan proses tersebut diarahkan untuk kepentingan masyarakat, lembaga DPRD, serta organisasi partai.

mekanisme penentuan pimpinan DPRD dari Golkar kemudian memasuki tahap pusat setelah verifikasi tingkat Kota Tangerang selesai.

Siapa yang Paling Berpeluang?

Sejumlah nama mulai mendapatkan perhatian publik, salah satunya Zamaludin. Namun, sampai 24 Agustus 2026, belum ada satu kandidat yang secara resmi ditetapkan DPP Golkar sebagai pengganti Rusdi Alam.

Karena itu, klaim bahwa salah satu kandidat sudah pasti menjadi Ketua DPRD perlu disikapi hati-hati. Keputusan final baru dapat dipastikan setelah DPP menerbitkan rekomendasi resmi.

Kandidat lain seperti Samsuni dan Saiful Milah juga mempunyai pengalaman politik dan organisasi. Samsuni menyatakan mengikuti mekanisme partai dan menunggu keputusan Golkar, sementara Saiful Milah tercatat mempunyai pengalaman panjang dalam organisasi dan parlemen.

DPP Akan Memilih Satu Nama

Tahapan berikutnya menjadi bagian paling menentukan dalam Golkar Pilih Ketua DPRD Tangerang. DPP Partai Golkar akan mempelajari usulan enam kandidat yang dikirim dari daerah.

Setelah proses tersebut selesai, DPP akan mengeluarkan satu nama sebagai keputusan final. Surat keputusan itu kemudian menjadi dasar bagi DPD Golkar Kota Tangerang untuk menyampaikan usulan kepada DPRD Kota Tangerang agar proses pengangkatan Ketua DPRD definitif dapat dilanjutkan.

Artinya, pada tahap sekarang belum terjadi pemilihan final. Golkar Kota Tangerang baru menyelesaikan proses penjaringan dan pengusulan kandidat.

Mengapa Kursi Ketua DPRD Tetap Milik Golkar?

Golkar merupakan partai yang memperoleh posisi Ketua DPRD Kota Tangerang untuk periode 2024–2029. Rusdi Alam sebelumnya ditetapkan sebagai Ketua DPRD dari Fraksi Golkar.

Karena posisi pimpinan tersebut berasal dari Golkar, partai kini menjalankan proses internal untuk menentukan kader pengganti setelah Rusdi meninggal dunia.

Proses ini penting karena Ketua DPRD mempunyai peran dalam menjalankan fungsi kelembagaan, termasuk memimpin rapat dan mendukung pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, serta pengawasan DPRD.

Proses Golkar Pilih Ketua DPRD Tangerang belum menghasilkan satu pemenang. DPD Partai Golkar Kota Tangerang telah menetapkan enam kandidat, yakni Samsuni, Saiful Milah, Kosasih, Zamaludin, Mustofa Kamaludin, dan Supiani.

Seluruh nama diteruskan melalui DPD Golkar Banten menuju DPP Partai Golkar. Keputusan mengenai siapa yang akan menggantikan almarhum Rusdi Alam sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang periode 2024–2029 sepenuhnya berada di tangan DPP. Setelah satu nama ditetapkan, proses pengangkatan definitif dapat dilanjutkan di DPRD Kota Tangerang.

FAQ

Siapa Ketua DPRD Kota Tangerang yang akan dipilih Golkar?
Belum ditetapkan. Hingga 24 Agustus 2026 terdapat enam kandidat dan keputusan final berada di DPP Partai Golkar.

Siapa saja enam calon Ketua DPRD Kota Tangerang?
Mereka adalah Samsuni, Saiful Milah, Kosasih, Zamaludin, Mustofa Kamaludin, dan Supiani.

Mengapa Ketua DPRD Kota Tangerang diganti?
Posisi tersebut kosong setelah Ketua DPRD sebelumnya, Rusdi Alam, meninggal dunia pada 19 Juli 2026.

Siapa yang menentukan Ketua DPRD baru?
DPP Partai Golkar akan menentukan satu nama dari kandidat yang diajukan melalui struktur partai.

Apakah Golkar sudah memilih Ketua DPRD Tangerang yang baru?
Belum. Rapat pleno pada 23 Agustus baru menetapkan enam nama untuk diteruskan ke DPP, bukan menetapkan Ketua DPRD definitif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *