Produk lokal Kota Tangerang kembali mendapatkan panggung nasional melalui pameran kerajinan bergengsi yang mempertemukan perajin dari berbagai wilayah Indonesia. UMKM Tangerang Tampil Di Kriyanusa 2026 dengan membawa enam produk unggulan yang telah melewati proses kurasi. Produk yang diperkenalkan mencakup tumbler berbahan bambu, kerajinan tas rotan dan pandan bermotif batik, busana batik eco-print ramah lingkungan hingga aksesori gelang buatan tangan. Kehadiran produk tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku usaha Tangerang untuk memperluas pasar sekaligus menunjukkan kualitas kriya lokal.
Kriyanusa 2026 berlangsung pada 26-30 September 2026 di Jakarta Convention Center atau JCC, Jakarta. Pameran tahun ini mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia” dan menghadirkan ratusan stan dari berbagai daerah. Bagi Kota Tangerang, partisipasi dalam ajang tersebut bukan hanya kesempatan memamerkan produk. Pameran berskala nasional juga menjadi ruang membangun jejaring, memperkenalkan identitas produk daerah dan membuka peluang agar UMKM lokal dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.
UMKM Tangerang Tampil Di Kriyanusa dengan Produk Pilihan
Kota Tangerang membawa enam produk UMKM unggulan dalam Kriyanusa 2026. Produk tersebut tidak dipilih secara sembarangan karena sebelumnya telah melalui proses kurasi dan berasal dari pelaku usaha yang terpilih dalam ajang UMKM Award Kota Tangerang.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Tangerang, Suli Rosadi, menjelaskan bahwa produk pilihan tersebut merupakan hasil proses seleksi. Pendekatan ini membuat produk yang dibawa ke pameran nasional sudah mempunyai kualitas dan potensi pengembangan yang dinilai layak untuk diperkenalkan kepada pasar lebih luas.
Enam Produk Unggulan Tangerang Jadi Perhatian
Produk yang dibawa Kota Tangerang memperlihatkan keragaman kreativitas perajin lokal. Salah satunya adalah tumbler berbahan dasar bambu yang memadukan fungsi produk sehari-hari dengan penggunaan material alami. Produk seperti ini mempunyai daya tarik karena tren konsumen semakin memperhatikan aspek desain dan keberlanjutan.
Kerajinan lainnya berupa tas berbahan rotan dan pandan dengan sentuhan motif batik. Kota Tangerang juga menampilkan busana batik eco-print ramah lingkungan serta aksesori gelang buatan tangan. Produk UMKM unggulan Kota Tangerang tersebut menunjukkan bahwa kriya tradisional dapat dikembangkan menjadi produk dengan desain yang lebih sesuai kebutuhan pasar modern.
Produk Sudah Melewati Proses Kurasi
Keikutsertaan pelaku UMKM dalam pameran besar menjadi semakin efektif ketika produk yang dibawa mempunyai standar kualitas yang jelas. Enam produk yang mewakili Tangerang sebelumnya telah melewati proses kurasi dan berkaitan dengan pelaksanaan UMKM Award 2026.
UMKM Award Kota Tangerang sendiri diikuti sekitar 98 peserta dalam proses seleksinya. Kompetisi tersebut mempunyai tiga kategori utama, yakni pangan, fesyen serta kerajinan atau kriya. Melalui proses tersebut, pemerintah daerah mencoba menemukan produk lokal yang mempunyai kualitas, kreativitas dan potensi pengembangan usaha.
Proses kurasi menjadi penting karena UMKM tidak hanya bersaing dari sisi harga. Desain, kualitas produksi, identitas merek, konsistensi produk hingga kemampuan memenuhi permintaan pasar menjadi bagian penting ketika sebuah usaha ingin memperluas jangkauan penjualan.
Kriyanusa 2026 Hadirkan 410 Stan

Kriyanusa tahun ini merupakan pameran berskala besar. Sebanyak 410 stan dengan 257 peserta hadir dalam penyelenggaraan 2026. Peserta berasal dari Dekranas, Dekranasda berbagai daerah, kementerian dan lembaga hingga pelaku UMKM.
Pameran tersebut membawa tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”. Tema itu menggambarkan upaya mempertahankan nilai tradisi dalam produk kriya sekaligus mendorong perajin beradaptasi dengan kreativitas, inovasi, teknologi dan perkembangan kebutuhan konsumen.
Produk yang dipamerkan juga sangat beragam, mulai dari kerajinan kayu, batik, tenun, logam, kulit, anyaman, kertas, material daur ulang hingga keramik. Kondisi tersebut membuat UMKM Tangerang berada dalam satu ruang pamer dengan banyak produk unggulan dari daerah lain di Indonesia.
UMKM Tangerang Bidik Pasar Lebih Luas
Kehadiran dalam Kriyanusa memberikan kesempatan bagi perajin Tangerang untuk memperkenalkan produknya kepada pengunjung dari luar daerah. Pameran juga dapat menjadi tempat bertemunya pelaku usaha dengan calon mitra, distributor maupun konsumen yang sebelumnya belum mengenal produk mereka.
UMKM Tangerang menuju pasar internasional menjadi salah satu harapan dari partisipasi tersebut. Ketua Dekranasda Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menyampaikan dorongan agar kerajinan khas Banten dapat menembus pasar internasional. Keterwakilan Banten dalam pameran tersebut antara lain diisi Kota Tangerang dan Kota Serang.
Bagi UMKM, kesempatan memasuki pasar lebih luas tentu harus diikuti kesiapan produksi. Konsistensi kualitas, kapasitas memenuhi pesanan, kemasan, legalitas dan pemasaran digital menjadi faktor yang semakin penting ketika permintaan mulai meningkat.
Kriya Lokal Tangerang Dorong Ekonomi Kreatif
Produk kriya mempunyai karakter berbeda dari produk massal karena kreativitas dan keterampilan perajin menjadi bagian dari nilai jualnya. Tas rotan bermotif batik atau busana eco-print, misalnya, bukan hanya menawarkan fungsi tetapi juga mempunyai unsur desain dan identitas lokal.
Nilai tersebut dapat menjadi keunggulan ketika produk lokal memasuki pasar nasional maupun internasional. Konsumen tidak hanya membeli barang, tetapi juga dapat tertarik terhadap proses pembuatan, bahan yang digunakan serta cerita budaya yang berada di balik sebuah produk.
Karena itu, kehadiran UMKM Tangerang Tampil Di Kriyanusa dapat menjadi bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperkuat ekonomi kreatif daerah. Ketika produk perajin semakin dikenal, peluang peningkatan produksi dan penyerapan tenaga kerja juga dapat ikut berkembang.
Kriyanusa 2026 Berlangsung Hingga 30 September
Masyarakat masih mempunyai kesempatan mengunjungi Kriyanusa 2026 karena pameran berlangsung hingga Rabu, 30 September 2026. Kegiatan digelar di Jakarta Convention Center dengan berbagai produk kerajinan Nusantara dalam satu lokasi.
Selain melihat produk Tangerang, pengunjung dapat menemukan karya perajin dari berbagai provinsi. Pameran juga menghadirkan pengalaman digital, kegiatan membatik, fashion show, lokakarya, talkshow dan sejumlah program kreatif lainnya.
Kehadiran masyarakat menjadi bagian penting dari pengembangan UMKM. Membeli produk lokal secara langsung membantu memberikan pasar kepada perajin sekaligus membuat produk kriya Indonesia semakin dikenal.
UMKM Tangerang Tampil Di Kriyanusa 2026 dengan membawa enam produk unggulan yang telah melalui proses kurasi. Produk tersebut mencakup tumbler berbahan bambu, tas rotan dan pandan bermotif batik, busana batik eco-print ramah lingkungan hingga berbagai aksesori gelang buatan tangan.
Kriyanusa 2026 berlangsung pada 26-30 September di Jakarta Convention Center dengan menghadirkan 410 stan dan 257 peserta. Partisipasi Kota Tangerang menjadi kesempatan bagi UMKM lokal memperkenalkan produknya, memperluas jejaring bisnis dan membuka peluang memasuki pasar yang lebih besar. Dengan kualitas produk serta pembinaan berkelanjutan, pameran nasional seperti Kriyanusa dapat menjadi salah satu jalan bagi perajin Tangerang untuk semakin naik kelas.
FAQ
Kapan UMKM Tangerang tampil di Kriyanusa 2026?
Kriyanusa 2026 berlangsung pada 26 hingga 30 September 2026.
Di mana Kriyanusa 2026 diselenggarakan?
Pameran diselenggarakan di Jakarta Convention Center atau JCC, Jakarta.
Berapa produk UMKM Kota Tangerang yang dibawa?
Kota Tangerang menghadirkan enam produk UMKM unggulan yang telah melalui proses kurasi.
Produk apa saja yang ditampilkan UMKM Tangerang?
Produk yang diperkenalkan antara lain tumbler bambu, tas rotan dan pandan bermotif batik, busana batik eco-print serta aksesori gelang buatan tangan.
Berapa peserta Kriyanusa 2026?
Kriyanusa 2026 menghadirkan 257 peserta dengan total 410 stan.
Apa tema Kriyanusa 2026?
Tema yang diusung adalah “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”.
Apa tujuan UMKM Tangerang mengikuti Kriyanusa?
Partisipasi tersebut ditujukan untuk memperkenalkan produk lokal, memperluas pasar, membangun jejaring dan mendorong produk kriya Tangerang agar semakin kompetitif.












