Berita  

Pelajar Tangerang Juara Robotik Thailand Bawa Pulang Dua Penghargaan Internasional

Pelajar Tangerang Juara Robotik Thailand

Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan setelah Pelajar Tangerang Juara Robotik Thailand melalui Tim Robotik SMP PGRI 2 Ciledug. Para pelajar Kota Tangerang tersebut berhasil membawa pulang dua penghargaan dari ajang 2026 World Greentech Contest yang berlangsung di Thailand pada 8 Agustus 2026. Mereka berkompetisi dalam kategori Robot for Mission dan mampu menunjukkan kemampuan di tengah persaingan tingkat internasional.

Dua tim yang mewakili SMP PGRI 2 Ciledug sama-sama memperoleh penghargaan. Autobot-P2C meraih Second Runner Up, sedangkan Precious mendapatkan Excellence Winner. Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi prestasi robotik pelajar Kota Tangerang sekaligus menunjukkan kemampuan siswa Indonesia mengembangkan teknologi, pemrograman, kreativitas dan kerja sama tim.

Pelajar Tangerang Juara Robotik Thailand di World Greentech Contest

Ajang yang diikuti pelajar Tangerang tersebut adalah 2026 World Greentech Contest. Kompetisi berlangsung di Thailand pada 8 Agustus 2026 dan mempertemukan peserta dari berbagai negara. SMP PGRI 2 Ciledug mengikuti kategori Robot for Mission, salah satu cabang yang menuntut peserta menggunakan robot untuk menyelesaikan misi tertentu.

Keberhasilan membawa pulang dua penghargaan menunjukkan bahwa perjalanan mereka ke Thailand menghasilkan capaian maksimal. Tim tidak sekadar hadir sebagai peserta internasional, tetapi mampu menempatkan dua wakilnya dalam daftar penerima penghargaan.

Autobot P2C Raih Second Runner Up

Penghargaan pertama diraih tim Autobot-P2C. Berdasarkan keterangan resmi Pemerintah Kota Tangerang, tim tersebut berhasil mendapatkan posisi Second Runner Up dalam kategori Robot for Mission. Capaian ini menjadi salah satu hasil terbaik delegasi SMP PGRI 2 Ciledug dalam kompetisi tersebut.

Keberhasilan Autobot-P2C juga memperlihatkan bahwa kemampuan robotika siswa sekolah menengah pertama Indonesia sudah mampu bersaing dalam kompetisi internasional. Robot for Mission bukan hanya berkaitan dengan menjalankan robot, tetapi menuntut peserta memahami strategi penyelesaian tantangan secara efektif.

Tim Precious Mendapat Excellence Winner

Pelajar Tangerang Juara Robotik Thailand

Tidak hanya Autobot-P2C, tim Precious juga pulang membawa penghargaan. Tim kedua SMP PGRI 2 Ciledug tersebut mendapatkan predikat Excellence Winner. Dengan demikian, dua tim yang dikirim sekolah sama-sama berhasil memperoleh pengakuan di Thailand.

Tim Robotik SMP PGRI 2 Ciledug pun menjadi salah satu contoh bagaimana pembinaan teknologi sejak usia sekolah dapat menghasilkan prestasi. Keberhasilan dua tim sekaligus juga menunjukkan adanya proses persiapan dan pembinaan yang tidak hanya bergantung kepada kemampuan satu peserta.

Sebelumnya Sudah Berprestasi di Tingkat Nasional

Perjalanan SMP PGRI 2 Ciledug menuju panggung internasional tidak datang secara tiba-tiba. Pada 26 April 2026, tim sekolah tersebut telah mengikuti kompetisi Robot for Mission tingkat nasional di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung. Salah satu tim berhasil meraih juara kedua tingkat nasional.

Tim yang meraih juara kedua tersebut beranggotakan Muhammad Rizki Hamizan, Christian, Affan Alfarizi dan Abisali Farras Nizam. Prestasi di Bandung memperlihatkan bahwa kemampuan robotika mereka sudah teruji dalam persaingan nasional sebelum berangkat menghadapi kompetisi internasional di Thailand.

Lima Siswa Tangerang Sudah Dipersiapkan ke Thailand

Rencana keberangkatan pelajar Kota Tangerang menuju Thailand sebenarnya telah disampaikan beberapa bulan sebelumnya. Pada Mei 2026, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menyebut ada lima siswa dari salah satu sekolah di Kota Tangerang yang dijadwalkan mengikuti olimpiade robotik di Thailand.

Saat itu Pemerintah Kota Tangerang juga memberikan apresiasi kepada pelajar yang mencatat prestasi robotik di tingkat nasional maupun internasional. Keberangkatan menuju Thailand menjadi kelanjutan pembinaan tersebut dan akhirnya menghasilkan dua penghargaan pada Agustus 2026.

Robot for Mission Menguji Lebih dari Kemampuan Merakit Robot

Kategori Robot for Mission memberikan tantangan yang lebih luas daripada sekadar membuat robot bergerak. Dalam kompetisi sejenis World GreenMech, peserta ditantang mengembangkan robot dengan pendekatan STEAM serta menyusun kode program agar perangkat mampu menyelesaikan berbagai misi yang ditentukan penyelenggara.

Karena itu, peserta membutuhkan perpaduan pengetahuan teknologi, engineering, pemrograman dan strategi. Mereka juga harus mempunyai kemampuan berpikir kritis, ketelitian, kreativitas serta kerja sama. Faktor-faktor tersebut membuat kompetisi robotik menjadi sarana pembelajaran yang cukup lengkap bagi siswa.

Persaingan Robotik di Thailand Diikuti Banyak Negara

Skala kompetisi di Thailand cukup besar. Data dari Yayasan Tarakanita yang juga mengirimkan tim dari Tangerang menyebut World GreenMech Contest 2026 di Nonthaburi pada 8–9 Agustus diikuti peserta dari Thailand, India, Hong Kong, Taiwan, Malaysia, Vietnam, Mongolia dan sejumlah delegasi lainnya.

Secara keseluruhan, sumber tersebut mencatat terdapat 398 tim dengan 1.245 pelajar dari berbagai jenjang dan kategori. Indonesia sendiri mengirimkan 52 tim yang melibatkan 171 peserta. Gambaran tersebut menunjukkan ketatnya lingkungan kompetisi robotika yang dihadapi para pelajar Indonesia.

Pelajar Tangerang Lain Juga Raih Medali

Prestasi Tangerang di kompetisi Thailand ternyata tidak hanya datang dari SMP PGRI 2 Ciledug. Dua tim robotik Tarakanita Wilayah Tangerang juga berhasil memperoleh medali pada World GreenMech Contest 2026 yang berlangsung di Nonthaburi.

Tim Aztech dari SMA Tarakanita Gading Serpong mendapatkan silver medal, sedangkan Tim Nebula dari SMA Tarakanita Citra Raya memperoleh merit medal. Kedua tim sebelumnya mendapatkan tiket internasional setelah berprestasi pada Kompetisi Nasional GreenMech 2026 di Bandung.

Robotik Menjadi Ruang Pengembangan Talenta Pelajar

Capaian di Thailand memperlihatkan bahwa robotika dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus keterampilan praktis. Peserta tidak hanya belajar teori teknologi, tetapi harus menerapkannya untuk membuat sistem yang mampu menjalankan misi secara nyata.

kompetisi robotik internasional Thailand 2026 juga memberikan pengalaman berbeda karena siswa bertemu peserta dari berbagai negara. Selain menguji kemampuan teknologi, pengalaman internasional dapat melatih komunikasi, adaptasi, kepercayaan diri dan kemampuan bekerja di bawah tekanan kompetisi.

Pemkot Tangerang Dorong Pelajar Terus Berprestasi

Pemerintah Kota Tangerang sebelumnya menegaskan komitmen mendorong siswa mengembangkan minat, bakat dan kreativitas. Dukungan tersebut tidak hanya diberikan pada bidang robotika, tetapi juga melalui berbagai kegiatan pendidikan, olahraga, seni dan inovasi bagi siswa SD maupun SMP.

Prestasi SMP PGRI 2 Ciledug memberikan contoh konkret dari potensi tersebut. Setelah mampu bersaing di tingkat nasional, para siswa melanjutkan langkah menuju panggung internasional dan kembali membawa penghargaan untuk sekolah serta Kota Tangerang.

Prestasi yang Bisa Memotivasi Pelajar Lain

Keberhasilan di Thailand mempunyai nilai lebih besar apabila dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya. Robotika kini tidak hanya berhubungan dengan merakit perangkat elektronik. Di dalamnya terdapat kemampuan coding, pemecahan masalah, matematika, desain, komunikasi dan kerja sama.

Semakin banyak siswa yang mendapatkan akses terhadap pembelajaran tersebut, semakin besar pula kesempatan munculnya talenta teknologi baru. Prestasi internasional seperti yang diperoleh pelajar Tangerang dapat menjadi pemicu sekolah dan siswa lain untuk mulai mengembangkan kegiatan robotika sejak dini.

Pelajar Tangerang Juara Robotik Thailand menjadi kabar positif setelah Tim Robotik SMP PGRI 2 Ciledug meraih dua penghargaan dalam 2026 World Greentech Contest di Thailand pada 8 Agustus. Tim Autobot-P2C berhasil menjadi Second Runner Up, sementara Tim Precious memperoleh Excellence Winner, keduanya dalam kategori Robot for Mission.

Prestasi tersebut melanjutkan capaian mereka di tingkat nasional. Kehadiran tim lain dari Tangerang yang juga membawa pulang medali dari kompetisi robotika di Thailand semakin menunjukkan besarnya potensi pelajar daerah tersebut dalam bidang teknologi dan STEAM.

FAQ

Pelajar Tangerang juara robotik di Thailand dalam kompetisi apa?

Tim Robotik SMP PGRI 2 Ciledug mengikuti 2026 World Greentech Contest yang berlangsung di Thailand pada 8 Agustus 2026.

Penghargaan apa yang diraih SMP PGRI 2 Ciledug?

Autobot-P2C meraih Second Runner Up, sedangkan Precious memperoleh penghargaan Excellence Winner pada kategori Robot for Mission.

Kategori apa yang diikuti pelajar Tangerang?

Tim SMP PGRI 2 Ciledug berkompetisi pada kategori Robot for Mission, yang berkaitan dengan penggunaan robot untuk menyelesaikan serangkaian misi.

Apakah SMP PGRI 2 Ciledug pernah juara robotik nasional?

Ya. Pada kompetisi Robot for Mission tingkat nasional di Bandung, 26 April 2026, salah satu tim SMP PGRI 2 Ciledug berhasil meraih juara kedua.

Apakah ada pelajar Tangerang lain yang mendapat medali di Thailand?

Ada. Tim Aztech dari SMA Tarakanita Gading Serpong meraih silver medal dan Tim Nebula dari SMA Tarakanita Citra Raya mendapatkan merit medal pada World GreenMech Contest 2026 di Nonthaburi, Thailand.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *